Hidup itu pilihan….

Banyak orang yang mengatakan demikian untuk mengemukakan suatu alasan ataupun pendapat mengenai hidupnya. Tapi pilihan yang manakah? Pilihan itu bisa berarti apa saja. Mungkin bersifat hal positif namun bila berfikir tidak jernih terkadang pilihan itu menjadi bersifat negatif dan bisa jadi mengarah ke arah yang paling buruk. Namun itu semua tergantung dari keputusan yang ada di dalam diri kita sendiri. Pikiran apa yang akan kita gunakan sebelum keputusan itu dibuat, apakah pikiran jangka pendek yang hanya bersifat sejenak atau pikiran jangka panjang yang akan sangat berguna untuk masa depanmu kelak?
Pikiran jangka pendek bisa didasarkan oleh emosi refleks. Emosi refleks adalah emosi yang muncul dikarenakan seseorang mendapatkan gangguan berupa tekanan pikiran yang biasanya mengarah ke sifat amarah. Dengan adanya amarah itu biasanya orang tak segan-segan bisa berbuat apa saja terkadang berbuat di luar batas kemampuan mereka sendiri. Untuk zaman seperti sekarang ini sudah banyak sekali contoh yang terjadi akibat emosi refleks. Ini bisa terjadi karena apa yang sedang terjadi pada lingkungan dimana kita hidup. Lingkungan keluarga yang kurang harmonis, beban pekerjaan yang sudah di tingkat klimaks, masalah organisasi yang kian memburuk, pertemanan yang semakin kacau, ataupun apa saja. Biasanya bisa bersifat jahil, memalukan, konyol, sampai dengan hal yang membahayakan. Namun apa pernah kita sadar apa akibat dari perbuatan tersebut?? Dan pada kenyataannya perbuatan-perbuatan tersebut hanya akan merugikan diri kita sendiri dan juga orang-orang yang ada di sekitar kita.

Lalu bagaimana dengan pikiran jangka panjang?? Untuk hal ini disarankan akan lebih baik bila dilakukan. Karena pikiran ini bukan refleks tapi didasari dengan hal yang logis dan sistematis. Kedua hal ini merupakan sifat yang mutlak yang dimiliki oleh manusia dan merupakan pemberian indah dari Sang Pencipta. Logis artinya adalah hal yang membuat manusia menggunakan pikirannya untuk berbuat positif dan masuk akal. Bisa dicontohkan seperti sesorang yang melakukan sesuatu hal yang diinginkan namun sesuai terhadap apa yang dikuasai dan dimiliki agar menghasilkan sesuatu yang berdampak amat nyata. Dengan adanya sifat logis, seseorang akan berpikir ribuan kali untuk melakukan hal konyol atau membahayakan untuk merugikan diri sendiri. Dan sistematis merupakan runtunan, langkah yang tersusun secara pasti dalam melakukan suatu hal yang penting. Dengan adanya hal yang berurutan maka seseorang akan tahu bagaimana ia bisa melakukan pekerjaan yang sederhana terlebih dahulu baru ke hal yang lebih kompleks lagi. Susunan yang runtun ini menyatakan bahwa rencana-rencana yang dibuat seseorang bukanlah bersifat sembarang namun terlebih dahulu dipikirkan berkali-kali sampai matang.
Ada hal yang lebih penting lagi kita lakukan saat kita berpikir untuk hal jangka panjang. And the answer it’s priority. Priority atau prioritas merupakan kegiatan, aktifitas, atau hal yang menjadi utama dan pertama untuk dikerjakan. Prioritas bisa dinilai sebagai hal yang sangat penting dan wajib dilakukan. Tapi prioritas bisa juga dikatakan adalah hal yang bisa dilakukan seseorang dan lebih baik bila dilakukan terlebih dahulu. Dan seperti yang saya jelaskan di atas suatu prioritas ini nantinya akan berhubungan langsung dengan suatu hal yang sistematis dan logis.
3 hal yang dilakukan untuk menentukan pilihan hidup:
• Pertama adalah jangan lupa untuk meminta pertolongan kepada Alloh SWT, dimana Sang Kholik lah yang mengetahui apa yang terjadi termasuk pilihan untuk hidup kita. Dengan cara kita mengadu dan berdoa kepaNya dengan tulus dan secara terus menerus. Insya Alloh, doa akan dikabulkan.
• Kedua adalah tetap kita harus berusaha dengan segala upaya yang kita miliki. Semakin besar usaha yang kita lakukan, maka Insya Alloh semakin besar pula harapan kita untuk mendapatkannya. Namun apabila memang upaya yang semaksimal itu belum mencapai suatu keberhasilan, yakinlah sebenar-benarnya rezeki itu sudah diatur dan pasti saatnya rezeki itu akan memihak kepada kita.
• Selalu bersemangat dan yakin apa yang kita lakukan. Dengan adanya dorongan positif dari diri kita, maka keyakinan “BISA” itu akan selalu ada. Dan jangan lupa untuk selalu mengajak orang-orang disekitar kita untuk ikut menyemangati dan member dorongan moril untuk membuat kita lebih semangat,

Setiap pertanyaan pastilah memiliki jawaban, jawaban yang bisa terdiri atas satu maupun lebih dari satu pertanyaan. Dan kemungkinan kita harus bisa memilah dan memilih jalan mana yang kiranya baik untuk kita. Yakin bahwa semua itu ada jalannya. Bagi yang lagi galau, jangan sampai galau to the max, yakin di ujung jawaban itu, ada Alloh SWT yang senantiasa membantu kita dalam keadaan apapun 😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: