Wanita

Apa yang kamu sendiri ketahui tentang wanita? Dan bagaimana wanita menjalani perannya dalam kehidupan sehari-hari mereka?
Wanita adalah salah satu makhluk ciptaan Allah SWT yang memiliki peranan yang sangat penting bagi kehidupan. Sebagai ibu, diartikan sebagai sumber keselamatan bagi anak-anaknya.

Terkadang saya melihat serta mendengar seseorang laki-laki atau bahkan dari wanita yang sangat merendahkan pekerjaan dari wanita lain. Seperti halnya pekerjaan menjadi seorang ibu rumah tangga. Mereka menganggap bahwa pekerjaan Ibu rumah tangga adalah pekerjaan yang kurang penting atau bisa dibilang gak ada kerjaan. Mereka menganggap bahwa pekerjaan tersebut hanya dapat membuang banyak waktu sehingga mereka lebih memilih untuk bekerja sepenuhnya sebagai wanita karier dan meninggalkan peranannya sebagai seorang wanita.

Namun hal itu bukanlah merupakan hal yang salah ataupun hal yang sangat tidak wajar. Karena pada dasarnya hal itulah yang menghidupkan kehidupan dalam suatu rumah tangga. Untuk ukuran seorang wanita yang belum menikah, itu bisa menjadi pilihan dalam membangun hidupnya. Dia dapat memilih bekerja untuk mempersiapkan kehidupannya kelak atau mungkin bekerja dirumah sambil membuat kerajinan tangan di berbagai bidang untuk menambah pengetahuannya/ keterampilannya di masa yang akan datang. Namun bagi wanita yang telah menikah, keduanya menjadi hal yang wajib untuk dilakukan di lingkungan keluarga. Wanita karier diperlukan untuk membangun perekonomian dalam membangun suatu keluarga dan ibu rumah tangga juga diperlukan dalam memenuhi kebutuhan di rumah.

Anggapan mereka pun ada yang berlaku jika pekerjaan rumah tangga itu sangat mudah. Sehingga saking mudahnya mereka meremehkan pekerjaan itu dan mengorbankannya untuk kepentingan yang lebih bernilai harganya. Namun pada kenyataannya pernyataan itu berbanding terbalik keadaanya. Pekerjaan rumah itu merupakan pekerjaan yang tersulit yang pernah ada bahkan lebih sulit dari pekerjaan kantoran. Mengapa tidak, pekerjaan itu dilakukan setiap harinya dengan frekuensi yang sama dan lebih parahnya lagi tidak ada habisnya. Seperti halnya memasak, mencuci, mensetrika ataupun pekerjaan yang lainnya. Akibat dari kehidupan kita sehari-harinya seperti makan, memakai baju dan menyimpannya dalam ember cucian. Hal-hal tersebut adalah pekerjaan yang tidak kita sadari dilakukan setiap harinya. Dan apabila tidak dikerjakan, bagaimana kehidupan kita bisa berjalan?

Pekerjaan tersebut hanyalah segelintir pekerjaan yang dilakukan wanita. Bagaimana kalau ia berperan sebagai seorang ibu. Wanita yang memiliki anak-anak yang harus didiknya dengan benar hingga dewasa. Seorang ibu bermula saat seseorang dipercaya oleh Allah SWT untuk menjaga si jabang bayi yang ada di dalam perutnya dengan keluhan-keluhan yang ditimbulkan saat mengalami suatu hal yang dinamakan pregnancy (kehamilan). Dari informasi yang pernah saya baca di artikel ataupun pengalaman yang dialami orang lain, sudah jelas itu bukanlah perkara yang mudah untuk dijalani. Apalagi saat si ibu memiliki suatu pekerjaan diluar sana ditambah dengan pekerjaan rumah tangganya di rumah. Kalau dipikir-pikir itu semua bakal menjadi hal yang sangat sulit untuk dijalani. Namun niat seorang ibu dapat mengalahkan beban-beban yang terjadi. Demi tujuannya untuk anak, ibu bisa melakukan kegiatan apa saja, termasuk menjalani rutinitasnya sebagai wanita karier dan juga sebagai istri di rumah.

Perjuangan wanita sebagai ibu masih berlanjut ketika wanita harus menjalani suatu kejadian yang dinamakan melahirkan. Perjuangan ini sangatlah berat dan merupakan perjuangan diantara hidup dan mati. Bahkan seorang ibu rela melepaskan hidupnya demi anak yang dilahirkannya,.. Subhanallah. Karena saya belum pernah merasakannya, lantas saya bertanya kepada kakak saya yang baru melahirkan setahun terakhir ini. Dia berkata, “sakitnya bisa sepuluh kali lipat dari sakit biasa ketika perempuan nyeri haid”. Sungguh buat saya kaget dan merinding dibuatnya, kalau diingat-ingat sakitnya pas haid aja udah parah banget. Belum lagi ibu harus mendidik anak dari saat kecil sampai dengan dewasa, mulai dari ketika diajarkan menyusui, makan minum, berbicara, berjalan sampai kepada ha kecil yang mengarahkan anak untuk menjadi seorang muslim / muslimah yang baik dan sholeh. Sungguh terpujilah mereka seorang Ibu.

Maka sungguh hebatlah wanita yang bisa melakukan segala pekerjannya. Yaitu dua hal tadi sebagai wanita karier yang bekerja di kantoran dan juga sekaligus sebagai ibu rumah tangga yang bekerja di rumah untuk menyelesaikan segala urusannya. Jangan pernah meremehkan apa yang menjadi pekerjaan seorang wanita, selama itu masih di dalam batas kebaikan. Pekerjaan yang sungguh luar biasa hebatnya, tidak bisa lagi terdefinisi dengan kata nyatanya. Bisa membagi detik demi detiknya untuk selalu membahagiakan orang-orang di sekitarnya.

Actually seorang ibu, mungkin tiada suatu hal yang bisa membalas semua kebaikan, kesungguhan, keikhlasannya. Ibu adalah segalanya. Ibu adalah sumber kasih sayang, keselamatan, kebahagian, dan ilmu di dunia. Banyak hal yang bisa kita dapatkan dengan berbagi pengalaman dengan ibu. Tanpa beliau, kita jelas tidak bernilai dan bukanlah apa-apa. I always love my mom.. :*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: