Bangsa dan Negara

Bangsa
Adalah kumpulan suku bangsa yang memiliki latar belakang dan sejarah yang sama, memiliki suatu ciri khas (dasar negara , bahasa kesatuan,lagu kebangsaan, dll) , mendiami suatu wilayah dan memiliki suatu aturan untuk mencapai tujuannya.


Perumusan Bangsa Indonesia
1. Aspek filosofis / ideologi
Pancasila merupakan ideologi negara Indonesia (dasar negara).Sehingga hukum/ aturan yang berlaku merupakan pengembangan dari Pancasila tersebut. Dimana hukum itu bersifat mengikat bagi rakyat dan memaksa bila rakyat tersebut melakukan suatu kesalahan. Sehingga Pancasila merupakan hal yang mutlak untuk ditaati dalam hukum di Indonesia.

2. Aspek semboyan
“Bhineka tunggal Ika” = Walaupun berbeda- beda tetap satu juga
Yang membuat bersatu adalah kesamaan sejarah, tujuan negara, dan juga karakteristik yang dimiliki negara tersebut (dasar negara , bahasa kesatuan,lagu kebangsaan, dll)
Merupakan suatu bangsa yang multi etnis : bahwa bangsa Indonesia terbentuk dari berbagai macam suku bangsa yang memiliki ciri dan karakteristik masing-masing.

3. Aspek historis
Bangsa yang memiliki semangat juang yang tinggi
Karena sekitar 350tahun +3.5 tahun , rakyat Indonesia memperjuangkan untuk mengusir penjajah. Jadi,adanya hasrat rakyat Indonesia untuk bersatu dan memperjuangkan bangsanya.

4. Aspek wilayah
Indonesia disebut dengan negara Nusantara. Karena negara Indonesia memiliki banyak pulau yang tersebar dari pulau Sabang(NAD) sampai dengan Merauke(Papua).

5. Aspek budaya
Suku bangsa yang banyak menjadikan Indonesia sebagai negara yang kaya akan budaya; bahasa daerah, agama kepercayaan, senjata dan rumah adat, lagu daerah, tarian daerah sampai dengan kuliner.

Negara
– Suatu wadah dimana pemerintahan dapat berlangsung.
– Organisasi yang terdiri dari banyak manusia, timbul akibat adanya keinginan dari suatu kelompok/golongan.
– Organisasi yang memiliki suatu peraturan yang mengikat bagi orang-orang yang tinggal di dalamnya.

Terjadinya negara:
a. Secara Primer
• Tahap genootschaft = Orang-orang berkumpul untuk mencapai kepentngan bersama (menunjuk pemimpin )
• Tahap Reich = Orang-orang memiliki kesadaran atas hak milik tanah
• Tahap Staat = Masyarakat menyadari & tumbuh kesadaran bernegara , perlu adanya peraturan hukum yang mengatur kehidupan
• Demokrasi = masyarakat memiliki kesadaran atas kedaulatan

Teori pembentukan negara :
1. Teori Ketuhanan
Terdapat pada pembukaan UUD 45 alinea 3

2. Teori perjanjian
Orang berkumpul & berkelompok melakukan perjanjian demi kepentingan bersama

3. Teori kenyataan
Teori yang muncul jika negara terbentuk menurut kenyataan yang ada; memiliki rakyat, wilayah , dan pemerintahan yang berdaulat

4. Teori penaklukan
Orang” yang menaklukan terhadap daerah / wilayah lain/ terhadap sekelompok manusia

5. Teori kekuasaan
Negara memiliki kekuasaan yang sifatnya lain dari kekuasaan yang dimiliki organisasi yang ada dalam kehidupan

Syarat terjadinya suatu negara;
1. Rakyat
Semua orang yang berada dalam suatu negara menjadi penghuni suatu negara
Rakyat dibedakan:
a. Penduduk dan bukan penduduk
+Penduduk: orang yang bertempat tinggal di dalam suatu wilayah negara dan lahir secara turun menurun dan besar dalam wilayah tertentu.
+bukan penduduk : orang yang berada dalam suatu wilayah negara hanya untuk waktu tertentu.
b. Warga dan bukan warga negara

2. Wilayah
Menunjukkan batas-batas dimana negara sungguh dapat melaksanakan kekuasaan / kedaulatannya
Meliputi : udara,daratan,lautan(tidak mutlak)

3. Pemerintahan yang berdaulat
Pemerintaha sebagai gabungan dari semua lembaga kenegaraan ; badan legislatif (MPR,DPR,DPD), eksekutif (presiden dan menteri), dan yudikatif(MK,KY,MA)

4. Pengakuan dari negara lain
Menurut Moore:
Suatu negara tanpa pengakuan tidak dapat melangsungkan hidupnya melainkan peranan dari pengakuan negara lain untuk dapat menggunakan atribut negara yang bersangkutan saja.
Fungsinya ;
1. Untuk tidak mengasikan suatu kumpulan manusia dari hub internasional
2. Untuk menjamin kelanjutan hub internasional dengan mencegah adanya kekosongan hukum yang merugikan baik bagi kepentingan pribadi maupun hub antar negara

2 macam pengakuan terhadap suatu negara:
a. De Fecto : pengakuan bdasarkan kenyataan adanya negara. Dan diberikan berdasar kenyataan suatu masyarakat politik telah memenuhi unsur” tersebut.
b. De Jure : syahnya suatu negara berdasarkan ptimbangan hukum:mendapat hak n kewajiban sebagai anggota masyarakat Internasional

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: