Demokrasi

DEMOKRASI, berasal dari bahasa Yunani ,demos yang berarti rakyat dan kratein yang berarti kekuasaan. Secara keseluruhan memiliki arti menggambarkan bentuk kekuasaan di mana kedaulatan adadi tangan rakyat.
Dalam bahasa politik keseharian, meski bukan dalam rumusan hukum ketat, sebuah negara yang menyebut diri “demokratis” juga dituntut menjadi negara hukum yang menegakkan HAM. Pertengahan abad ke-17, Jean-Jacques Rousseau mempopulerkan istilah people sovereignty, pada abad ke-18, John Locke dan Charles de Secondat Montesquieu menggunakan istilah “pembagian kekuasaan”. Keduanya merupakan bagian paling dasar sebuah negara hukum demokratis.
Namun, demokrasi pun mempunyai kelemahan, antara lain sistem itu lebih mengedepankan prinsip menang-kalah yang bersandar pada suara terbanyak.

1. Jenis Demokrasi
Cara Penyampaian Pendapat :
1.1 Demokrasi langsung
1.2 Demokrasi tidak langsung
1.3 Demokrasi perwakilan dengan pengawasan langsung oleh rakyat

1.1 Demokrasi Langsung
1.1.1. Pengertian
Demokrasi langsung disebut juga sebagai demokrasi bersih. Rakyat memiliki kebebasan secara mutlak memberikan pendapat mereka, dan semua aspirasinya dimuat dengan segera didalam satu pertemuan.
Demokrasi ini dapat dipraktekkan hanya dalam kota kecil dan komunitas yang secara relatif belum berkembang, dimana secara fisik memungkinkan untuk seluruh komponen masyarakatnya dapat bermusyawarah dalam satu tempat, walaupun permasalahan pemerintahan tersebut bersifat kecil.
Contoh negara yang menganut sistem demokrasi ini adalah Negara kecil Yunani kuno dan Roma. Demokrasi ini tidak dapat dilaksanakan di dalam masyarakat yang komplek dan Negara yang besar. demokrasi murni yang masih bisa diambil contoh terdapat diwilayah Switzerland.
Mengubah bentuk demokrasi murni ini masih berlaku di Switzerland dan beberapa Negara yang didalamnya terdapat bentuk referendum dan inisiatif. Di beberapa Negara sangat memungkinkan bagi rakyat untuk memulai dan mengadopsi hukum, bahkan untuk mengamandemengkan konstitusional dan menetapkan permasalahan publik politik secara langsung tampa campur tangan representatif.

1.1.2. Keuntungan Demokrasi Langsung
1. Menjamin kendali warga Negara terhadap kekuasaan politik
2. Secara langsung rakyat dapat mengemukakan aspirasinya di hadapan pemerintahnya

1.1.3. Kelemahan Demokrasi Langsung
1. Kita telah difahamkan bahwa melalui pemilihan umum, pemimpin yang naik adalah pilihan mayoritas rakyat jelata.
2. Melalui sistem pemilihan umum, semua rakyat disuruh memilih pemimpin.
3. Hari ini bermacam-macam golongan manusia yang turut memilih.
4. Bila pemilih itu tidak faham dasar partai yang didukungnya, mereka juga tidak dapat menilai segala penyelewengan yang dibuat oleh pemerintah
5. Sebagian orang yang mencalonkan diri untuk menjadi pemimpin adalah orang-orang politik yang kebolehan istimewanya adalah pandai berpidato.
6. Bila orang itu mencalonkan diri untuk menjadi pemimpin sementara rakyat belum yakin dengan kebolehannya, karena belum terbukti bahwa ia adalah pemimpin, maka ia mesti berlakon menjadi pemimpin.
7. Untuk mempertahankan kursi yang dibeli tadi, pemimpin juga sanggup membuat apa saja sekalipun menindas, menipu, mengancam dan menghukum
8. Pemerintah yang naik melalui suatu partai politik pasti tidak selamat dari sentimen kepartaian.
9. Biasanya pemimpin atau pemerintah yang ditunjuk oleh jari ini, mereka tidak dicintai dengan kasih murni dari hati. Kasih rakyat pada mereka kalaupun ada adalah karena kepentingan-kepentingan jabatan, gaji atau subsidi yang diharapkan. Ketaatan yang diberikan, hanya di depannya saja. Sedangkan di belakang mereka, rakyat menipu dan durhaka.
10. Satu lagi keburukan demokrasi adalah memungkinkan dilantiknya musuh untuk menjadi pemimpin. Yakni musuh melobi untuk menjadi calon. Karena pandainya berkampanye, dia menang untuk menjadi pemimpin kepada rakyat.
11. Di satu kawasan yang mayoritas orangnya jahat, maka wakil yang naik atas suara mayoritas itu pun biasanya orang jahat. Kalaupun orang baik menjadi calon di sana, pasti kalah.

1.2. Demokrasi Tidak Langsung
Demokrasi tidak langsung atau demokrasi perwakilan. Dalam demokrasi ini, pengambilan keputusan dijalankan oleh rakyat melalui wakil rakyat yang dipilih melalui pemilihan umum. Rakyat memilih wakilnya untuk membuat keputusan politik. Dengan kata lain, dalam demokrasi ini, aspirasi rakyat disalurkan melalui wakil rakyat yang duduk di lembaga perwakilan rakyat.
Contohnya seperti di negara Indonesia, secara langsung warga negaranya memilih wakil masing – masing daerah melalui pemilihan umum. Dimana sebagai pemilih, warga telah percaya penuh kepada wakilnya untuk menyampaikan aspirasi dan pendapat mereka tentang masalah yang dihadapinya (berkaitan dengan masalah politik atau kepentingan umum) kepada wakil tersebut untuk nantinya disampaikan kepada pemerintah
Keunggulan Demokrasi Tidak Langsung /Perwakilannya adalah lebih mudah diterapkan dalam masyarakat yang lebih kompleks .
Kebenaran, dalam sistem demokrasi, adalah jika dia didukung banyak pihak. Kebenaran bagi sekelompok kecil tak dapat dianggap sebagai sebuah kebenaran, contoh di DPR, semua kebijakan harus didukung sebanyak-banyaknya anggota DPR. Ibaratnya, babi bisa saja dianggap halal kalau (sebagian besar anggota) DPR mengatakan itu halal. Oleh karenanya, demokrasi harus diimbangi dengan nomokrasi, yakni tata aturan yang sungguh-sungguh mampu memberi rasa keadilan bagi masyarakat. Nomokrasi tidak bersandarkan pada menang-kalah, melainkan pada kebenaran, keadilan dan kejujuran.
1.3 DEMOKRASI PERWAKILAN DENGAN SISTEM PENGAWASN LANGSUNG DARI RAKYAT
Demokrasi ini merupakan campuran dari demokrasi langsung dan demokrasi tidak langsung. Rakyat memilih wakilnya untuk duduk di dalam lembaga perwakilan rakyat, tetapi wakil rakyat dalam menjalankan tugasnya diawasi rakyat melalui referendum dan inisiatif rakyat. Demokrasi ini dijalankan di swiss.Referendum adalah pemungutan suara ontok mengetahui langsung. Demokrasi Permusyawaratan, keunggulannya adalah mendorong warga Negara untuk selalu memikirkan kepentingan bersama.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: